Menghidupkan Dakwah dengan Al-Qur’an

Al-Qur’an adalah ruh bagi para kader dakwah. Sebagaimana tubuh membutuhkan oksigen, seorang da’i membutuhkan Al-Qur’an sebagai sumber kekuatan dan petunjuk dalam setiap langkahnya. Oleh karena itu, jangan sampai berlalu sebulan tanpa khatam, dan jika dalam sehari belum mampu membaca satu juz, gantilah di hari lain. Rasulullah ﷺ bersabda: “Orang yang membaca Al-Qur’an sementara ia mahir dengannya, maka ia bersama para malaikat yang mulia dan taat. … Lanjutkan membaca Menghidupkan Dakwah dengan Al-Qur’an

Kaya atau Miskin, Mana yang Lebih Mulia?

Allah Ta’ala berfirman: اللَّهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ ۚ وَفَرِحُوا بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا مَتَاعٌ “Allah meluaskan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya (bagi siapa yang Dia kehendaki). Mereka (orang-orang kafir) bergembira dengan kehidupan dunia, padahal kehidupan dunia dibandingkan dengan akhirat hanyalah kesenangan yang sedikit.” (QS. Ar-Ra’d: 26) Dunia: Ujian yang Sering Menipu Dalam ayat ini, Allah … Lanjutkan membaca Kaya atau Miskin, Mana yang Lebih Mulia?

Alquran Ruh Dakwah

Alquran bukan sekadar kitab yang dibaca sesekali, melainkan ruh yang menghidupkan hati dan pergerakan dakwah. Rasulullah ﷺ bersabda: “Bacalah Alquran, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi sahabatnya.”(HR. Muslim No. 804) Hadits ini menekankan bahwa Alquran harus menjadi sahabat kita, bukan sekadar bacaan sementara. Pegiat Alquran sejati adalah mereka yang memahami dan menjadikan Alquran sebagai bagian dari cara berpikirnya (fikrah). … Lanjutkan membaca Alquran Ruh Dakwah

Berbuat Baik kepada Orang Lemah: Cerminan Iman dan Ketakwaan

Dalam kehidupan ini, sering kali kita menyaksikan ketidakadilan terhadap mereka yang lemah dan tidak berdaya. Perempuan (al-banāt), anak yatim, fakir miskin, dan kaum difabel kerap menjadi objek eksploitasi, diperjualbelikan, dipermainkan, atau ditindas oleh mereka yang lebih kuat. Tidak sedikit pula orang yang memanfaatkan kelemahan orang lain untuk keuntungan pribadi, seperti pengusaha yang menipu rakyat kecil dengan praktik curang, atau suami yang menindas istrinya hanya karena … Lanjutkan membaca Berbuat Baik kepada Orang Lemah: Cerminan Iman dan Ketakwaan