Strategi Syetan dalam Menjerumuskan Manusia & Solusi dari Rasulullah ﷺ

Syetan adalah musuh nyata bagi manusia. Sejak awal penciptaan Adam, syetan telah bersumpah akan menyesatkan keturunannya (QS. Al-A’raf: 16-17). Tidak ada satu pun kondisi manusia yang luput dari tipu daya syetan—baik saat beribadah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan dalam peristiwa besar seperti perang, syetan berperan aktif dalam menyesatkan manusia. Strategi Syetan: Membuat yang Sesat Percaya Diri, Membuat yang Benar Ragu Dalam Perang Badr, syetan hadir … Lanjutkan membaca Strategi Syetan dalam Menjerumuskan Manusia & Solusi dari Rasulullah ﷺ

Dunia dalam Timbangan Akhirat

Allah berfirman dalam Al-Qur’an: “Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya. Mereka bergembira dengan kehidupan dunia, padahal kehidupan dunia dibandingkan dengan akhirat hanyalah kesenangan yang sedikit.”(QS. Ar-Ra’d: 26) Dalam tafsirnya, Imam Ibnu Katsir menukil beberapa hadits yang menggambarkan betapa kecilnya dunia dibandingkan akhirat. Salah satu perumpamaan yang sering disebutkan adalah dunia ini ibarat setetes air yang jatuh dari jari ke laut, sedangkan … Lanjutkan membaca Dunia dalam Timbangan Akhirat

Ditinggal emak, tetep tajir!

Rezeki adalah ketetapan Allah yang diberikan kepada setiap makhluk-Nya. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman: “Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.”(QS. Al-Mulk: 15) Ayat ini mengajarkan bahwa manusia harus berusaha dalam mencari rezeki, sebagaimana burung yang keluar di pagi hari dengan perut kosong dan pulang sore dalam keadaan … Lanjutkan membaca Ditinggal emak, tetep tajir!

OTW Menegakkan Keadilan Ilahi

Muqodimah Subhanalloh, hari ini kita melihat bagaimana hukum Allah mulai ditinggalkan. Banyak yang hanya memahami Al-Qur’an sebatas bacaan untuk orang meninggal, bukan sebagai pedoman hidup dan hukum. Padahal, bagaimana kita menyikapi Al-Qur’an akan menentukan status keimanan kita: apakah kita benar-benar beriman, munafik, atau bahkan kafir. Allah berfirman: “Dan barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang kafir.”(QS. Al-Mā’idah: 44) … Lanjutkan membaca OTW Menegakkan Keadilan Ilahi

Al-Maidah dan Ketaatan dalam Beramal

Muqodimah Surat Al-Maidah adalah salah satu surat dalam Al-Qur’an yang menekankan pentingnya menjalankan hukum Allah. Berbeda dengan surat-surat sebelumnya yang masih menggunakan seruan umum “Ya ayyuhannas” (Wahai manusia), dalam surat ini lebih banyak digunakan seruan “Ya ayyuhalladzina amanu” (Wahai orang-orang yang beriman). Hal ini menunjukkan bahwa isi surat ini lebih ditekankan kepada kaum beriman, bukan sekadar ajakan untuk semua manusia. Allah berfirman: “Wahai orang-orang yang … Lanjutkan membaca Al-Maidah dan Ketaatan dalam Beramal