Aidin dan Faizin versi Alquran

Sebagian ulama mengatakan bahwa kebahagiaan sejati hanya layak disebut sa’adah jika terjadi di akhirat. Adapun kesenangan dunia, itu hanyalah kesenangan semu, atau dalam istilah Al-Qur’an disebut mataa’ul ghurur—kenikmatan yang menipu. Maka, ketika kita menyaksikan penderitaan kaum muslimin di Gaza, jangan terburu-buru mengatakan mereka tidak bahagia. Justru sebaliknya, mereka adalah orang-orang yang merasakan kebahagiaan batin dan kelezatan iman yang tidak bisa dicapai oleh para mutrafiin—orang-orang yang … Lanjutkan membaca Aidin dan Faizin versi Alquran

“Idul Fitri” Pejuang

“إِنَّ عِيدَكُمُ الأَكْبَر يَوْمَ تَتَحَرَّرُ أَوْطَانُكُمْ، وَيَحْكُمَ قُرْآنُكُمْ”حسن البنا Maksudnya:“Sesungguhnya hari raya terbesar kalian adalah hari ketika negeri-negeri kalian merdeka menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber hukum yang berlaku.” — Hasan Al-Banna Beginilah cara para pejuang dakwah memahami makna Idul Fitri—bukan sekadar hari kemenangan setelah sebulan berpuasa, bukan hanya hari makan dan minum, bersenang-senang, atau mengenakan pakaian terbaik. Bagi mereka, Idul Fitri yang hakiki bukan sekadar perayaan … Lanjutkan membaca “Idul Fitri” Pejuang

Wisuda Ketaqwaan

Sebulan penuh kita telah melalui karantina ruhani yang luar biasa. Setiap siang menahan lapar dan dahaga, setiap malam bersujud lebih lama. Tidak ada yang mengawasi selain Allah, tetapi kita tetap istiqomah. Setetes air pun tak berani kita teguk sebelum waktunya, sepiring makanan di tempat tersembunyi pun tak kita sentuh. Kita menahan amarah, kita bangun lebih awal, kita tinggalkan keluarga demi i’tikaf di rumah-Nya, semua demi … Lanjutkan membaca Wisuda Ketaqwaan

Hadis yang sering dikutip dalam perdebatan 1 Syawal

صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ، فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا الْعِدَّةَ ثَلَاثِينَ“Puasalah kalian ketika melihat hilal, dan berbukalah (berhari raya) ketika melihatnya. Jika hilal tertutup awan, maka sempurnakanlah bilangan (bulan) menjadi 30 hari.” (HR. Bukhari & Muslim) Hadis ini memang menjadi dasar dalam penetapan awal Ramadhan dan Syawal. Namun, ada beberapa poin penting yang menjelaskan mengapa hadis ini tidak serta-merta mewajibkan semua umat Islam di dunia mengikuti … Lanjutkan membaca Hadis yang sering dikutip dalam perdebatan 1 Syawal

Perbedaan 1 Syawal: Saudi Lebaran, Indonesia Masih 30 Ramadhan, Ini Pandangan Jumhur Ulama

Jakarta, (30 Maret 2025) – Penentuan awal bulan Syawal sering kali berbeda antara negara satu dengan yang lain. Tahun ini, Arab Saudi menetapkan 1 Syawal lebih awal, sementara Indonesia masih menjalani puasa 30 Ramadhan. Bagaimana pandangan jumhur ulama terkait fenomena ini? Perbedaan Matla’ dalam Penentuan Hilal Para ulama telah membahas perbedaan matla’ (lokasi terbitnya hilal) dalam menentukan awal bulan hijriyah. Mazhab Syafi’i dan Maliki menyatakan … Lanjutkan membaca Perbedaan 1 Syawal: Saudi Lebaran, Indonesia Masih 30 Ramadhan, Ini Pandangan Jumhur Ulama