Jalan Lembut Menuju Hidayah “Aa laa & Ni’mah” Part 2

Sebagai introspeksi diri, penting bagi kita untuk merenung dan menjaga hati ketika melihat seseorang yang belum melaksanakan shalat, enggan mengaji, atau kurang tertarik pada hal-hal yang mendekatkan diri kepada Allah. Sering kali, kita tergoda untuk menghakimi atau bahkan merasa kesal terhadap mereka. Namun, perlu kita sadari bahwa mungkin saja mereka belum mendapatkan nikmat hidayah (Ni’mah) dari Allah. Hidayah adalah anugerah yang sangat berharga, dan tidak … Lanjutkan membaca Jalan Lembut Menuju Hidayah “Aa laa & Ni’mah” Part 2

Nikmat Allah: Antara ‘Aa Laa’ & ‘Ni’mah’

Di dalam Al-Qur’an, nikmat yang Allah berikan kepada manusia dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu Aa Laa dan Ni’mah. Kedua istilah ini merujuk pada bentuk kenikmatan yang berbeda: Korelasi antara Nikmat Aa Laa dan Ni’mah Tidak sedikit manusia yang mendapatkan nikmat Aa Laa tetapi lalai untuk meraih nikmat hidayah (Ni’mah). Mereka tenggelam dalam kemewahan duniawi, sehingga lupa bahwa kebahagiaan sejati berasal dari dekatnya hubungan dengan … Lanjutkan membaca Nikmat Allah: Antara ‘Aa Laa’ & ‘Ni’mah’

Markaz Alquran Indonesia “Menghafal ala Backpacker”

“Santri Nusantara Markaz Alquran Indonesia: Menghafal dengan Hati, Alami dan Mandiri.” PendahuluanDalam dunia pendidikan Islam, keberadaan markaz Al-Qur’an Indonesia adalah salah satu oase bagi para pencari ilmu. Namun, tak semua santri yang berada di lingkungan tersebut memiliki tujuan dan tekad yang sama. Layaknya perjalanan umroh backpacker yang serba mandiri, santri ikhwan di markaz ini diberikan kebebasan penuh untuk mengatur jadwal, prioritas, dan kegiatannya sendiri. Apakah … Lanjutkan membaca Markaz Alquran Indonesia “Menghafal ala Backpacker”

100 Tahun kenapa belum berhasil?

Ikhwanul Muslimin adalah gerakan Islam yang didirikan oleh Hasan al-Banna di Mesir pada tahun 1928. Setelah hampir satu abad, tantangan dalam menerapkan delapan fikrah (pemikiran) yang diusung gerakan ini dapat dilihat dari berbagai perspektif. Berikut adalah beberapa alasan mengapa penerapan delapan fikrah tersebut masih menghadapi hambatan: 1. Reaksi Pemerintah dan Tekanan Politik Banyak negara tempat Ikhwan beroperasi menganggapnya sebagai ancaman politik dan melarang aktivitasnya. Rezim-rezim … Lanjutkan membaca 100 Tahun kenapa belum berhasil?

Bono dan Mimpi Rumahnya

Bono, pemuda desa dengan semangat membara, mengusung mimpi besar. Ia ingin membangun rumah yang tidak hanya sekadar tempat berteduh, tetapi juga simbol harapan bagi keluarga dan ummat. Rumah itu akan menjadi benteng kokoh yang melindungi mereka dari segala macam bahaya, menjadi saksi bisu dari tumbuh kembang peradaban pembaharu. Dengan penuh semangat, Bono mulai merancang rumah impiannya. Ia membagi pembangunan rumah itu menjadi delapan bagian penting: … Lanjutkan membaca Bono dan Mimpi Rumahnya