Inspirasi Kajian Gurunda
Kalau ada yang bilang qiyamullail itu capek, melelahkan, berat.., coba kita bandingkan. Mencuci, menyapu, ngepel—itu jelas pekerjaan fisik. Nyapu nyuci ngepel, tangan pegal, kaki kotor, keringat bercucuran.
Tapi qiyamullail? Coba cek, paling berat di mana? Bukan di kakinya kan, tapi di hatinya.
Makanya Allah ﷻ memuji orang yang bisa bangun malam:
“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan harap, serta menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan.”
(QS. as-Sajdah: 16)
Di sini Allah tidak bilang: lengan mereka pegal karena mengepel karpet mushalla jam 2 pagi. Bukan. Tapi Allah menekankan soal hati yang rela meninggalkan kasur idaman.. Hehe..
Niat yang Shadiq: Modal Utama
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya setiap amal tergantung niatnya, dan setiap orang hanya akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Maka, kalau niat kita benar-benar ingin qiyamullail, itu akan terlihat dari rasa sesal saat terlewat. Ada orang yang kalau ketinggalan nonton final liga champions saja sedihnya bisa seabad. Nah, orang yang niatnya shadiq untuk qiyamullail, kalau kelewatan, sedihnya bisa bikin wajah lebih kusut daripada jemuran kehujanan.
Dan bentuk penyesalannya bukan sekadar ngedumel, tapi dia hukum dirinya dengan berbagai amal sholeh di siangnya, Misal:
- Shalat dhuha 12 rakaat (meskipun orang rumah jadi curiga, “ini ada masalah apa?”)
- Qobliyah Dzuhur 4 rakaat, Asar 4 rakaat, semua diambil.
- Datang ke masjid lebih awal, biarpun masjidnya masih digembok..
Itu semua bukti bahwa niatnya bukan kaleng-kaleng.
Modal Teknis: Anak Bawang
Sekarang kita masuk ke bagian tips & trik yang sering dicari jamaah. Mulai dari:
- Tidur siang.
- Pasang alarm 10 biji.
- Minta dibangunin keluarga (walaupun seringnya banguninya abis subuh..wkwk).
Semua itu bagus, tapi sifatnya hanya anak bawang. Fungsinya baru jalan kalau niat sudah shadiq. Kalau niatnya setengah matang, 10 alarm itu pun hanya akan jadi penyenyak tidur. Bahkan ada yang bilang, “Antum kalau niatnya kuat, jangankan alarm, cicak bersin juga bisa bikin kebangun!”
Penutup
Maka, mari kita doa bersama:
“Semoga Allah ﷻ rizkikan kepada kita semua niat-niat baik dalam setiap amal shalih yang kita inginkan.”
Kalau sudah niatnya lurus, insyaAllah qiyamullail itu jadi ringan. Kalau belum, jangankan qiyamullail, Nyingkirin selimut juga terasa beratnya kayak angkat barbel…
Hisyam Khoirul Azzam
Selasa, 16 September 2025
Eksplorasi konten lain dari KaliSantri Pabelan
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
