5 Keajaiban dalam Itikaf yang Sering Terjadi

Momen itikaf, terutama di malam-malam ganjil, adalah waktu emas buat memperbanyak ibadah. Sayangnya, ada aja kebiasaan ajaib yang tanpa sadar malah mengganggu kekhusyuan bersama. Nah, ini dia 5 keajaiban dalam itikaf, meskipun gak tercatat dalam 7 keajaiban dunia!

1. Main HP (Duh, Kok Nonton Bola?!)

Udah niat itikaf, orang-orang sholat jamaah, tapi malah asyik scrolling medsos atau nonton pertandingan bola. Fix, ukhruj! Haha… Ingat, itikaf itu buat mendekatkan diri kepada Allah, bukan buat ngejar skor pertandingan. Allah berfirman:

“Janganlah kamu mendekati shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, hingga kamu sadar apa yang kamu ucapkan…” (QS. An-Nisa: 43)

Meskipun ayat ini tentang mabuk, konteksnya bisa berlaku buat yang shalat atau itikaf tapi pikirannya malah ke duniawi. Yuk, simpan HP, fokus ibadah!

2. Alarm HP: Kecil-Kecil Ganggu Sejamaah

Bayangkan sedang shalat Qiyamullail berjamaah, imam melantunkan ayat-ayat penuh keagungan, suasana masjid tenang, semua larut dalam munajat. Tiba-tiba… TET TET TET!!

Alarm HP berbunyi kencang. Jamaah kaget, ada yang refleks menoleh, ada yang hampir kehilangan keseimbangan. Semua berharap pemilik HP segera mematikannya. Tapi apa yang terjadi? Dia tetap khusyuk, tak bergerak sedikit pun. Alarm terus berbunyi, lalu berhenti… lalu berbunyi lagi!

Ini bukan tentang sekadar lupa mematikan alarm. Ini tentang memahami bahwa menjaga kekhusyukan jamaah juga bagian dari adab beribadah. Solusi terbaik? Segera matikan alarmnya! Kalau perlu, sebelum shalat, cek semua daftar alarm dan pastikan dalam mode senyap. Jangan sampai jamaah lain lebih banyak mengingatkan HP kita daripada mengingat Allah!

“Tidak ada shalat bagi orang yang mengganggu sesama Muslim.” (HR. Ahmad)

3. Tidur (Ngoroknya Kayak Mesin Diesel!)

Tidur dalam itikaf? Gak masalah. Tapi kalau ngoroknya bikin masjid bergema saat orang-orang jamaah qiyamullail, wah, gawat. Apalagi kalau posisi tidurnya di shaf belakang bapak-bapak, itu kan persis di depan shof emak-emak tong! Bisa-bisa habis salam ada yang ngegeprek, lho!

Rasulullah ﷺ bersabda:
“Apabila salah seorang di antara kalian menguap dalam shalat, hendaknya ia menahannya semampunya, karena setan tertawa melihatnya.” (HR. Bukhari)

Bayangkan kalau setan bukan cuma tertawa, tapi sambil recording buat dijadiin ringtone. Hiii…!

4. Shalat Sendiri Padahal Lagi Jamaah

Gak ada larangan shalat sendiri pas itikaf, tapi kalau lagi ada qiyamullail berjamaah, ya lebih baik ikut! Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa shalat bersama imam hingga selesai, maka ditulis baginya pahala qiyamullail semalam suntuk.” (HR. Tirmidzi)

Kalau tetap mau shalat sendiri, minimal jaga full silent suara bacaan, jangan sampai mengganggu orang lain.

5. Tilawah: Pahala Dapat, Jamaah Terganggu

Membaca Al-Qur’an itu luar biasa pahalanya. Tapi kalau bacaannya kedengeran sampai ke shaf lain dan bikin jamaah gak khusyuk? Wah, itu malah ganggu orang lain. Rasulullah ﷺ pernah menegur para sahabat yang tilawah keras-keras:

“Janganlah sebagian kalian mengangkat suaranya di atas yang lain dalam membaca Al-Qur’an.” (HR. Abu Dawud)

Solusi? Baca dalam hati atau pindah ke area yang lebih sepi.


Kesimpulan: Itikaf Itu tentang Diri Sendiri dan Orang Lain

Itikaf bukan cuma soal ibadah pribadi, tapi juga soal adab terhadap sesama jamaah. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya, ia tidak menzaliminya dan tidak menyerahkannya (kepada musuhnya).” (HR. Bukhari & Muslim)

Kalau niatnya mau beribadah, pastikan ibadah kita gak mengganggu orang lain. Yuk, maksimalkan malam-malam terakhir Ramadhan dengan itikaf yang lebih berkualitas!

Semoga Allah menerima amal kita dan menjadikan kita hamba yang lebih baik. Ayo, itikaf bareng dengan adab terbaik!

Pernah nemuin keajaiban apa lagi? Tulis komentar…

————————————

Hisyam Khoirul Azzam

#kalisantri #kalisantripabelan #itikaf #ramadhan


Eksplorasi konten lain dari KaliSantri Pabelan

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar