Tekor!

Ada tiga orang yang benar-benar rugi besar. Bukan rugi gara-gara saham anjlok atau duit jatuh di got, tapi rugi yang dampaknya sampai akhirat. Siapa mereka? Rasulullah ﷺ bersabda:

“Celaka seseorang yang disebutkan namaku di sisinya tetapi dia tidak bershalawat kepadaku. Celaka seseorang yang memasuki bulan Ramadhan kemudian keluar tanpa mendapat ampunan. Celaka seseorang yang mendapati kedua orang tuanya yang sudah tua, tetapi itu tidak memasukkannya ke dalam surga.”
(HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Hakim)

Nah, mari kita bahas satu per satu.

1. Disebut Nama Nabi, Tapi Nggak Bershalawat

Bayangkan, Allah langsung kasih rekomendasi:

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”
(QS. Al-Ahzab: 56)

Malaikat aja ikutan bershalawat, apalagi kita yang butuh syafaat di akhirat nanti. Sudah ada yang kasih aba-aba pun, masih cuek juga? Gimana waktu-waktu luang saat sendiri? Sama sekali gak sholawat? Rugi banget!

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

“Orang yang paling bakhil adalah orang yang disebut namaku di sisinya, tetapi dia tidak bershalawat kepadaku.”
(HR. Tirmidzi, no. 3546, dinilai hasan shahih)

Yakin mau masuk daftar orang pelit versi Rasulullah?

2. Ketemu Ramadhan, Tapi Gagal Dapat Ampunan

Ramadhan itu paket lengkap:

Puasa → “Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari & Muslim)

Shalat malam → “Barang siapa shalat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari & Muslim)

Malam Lailatul Qadar → “Barang siapa yang shalat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari & Muslim)

Mau dimaafkan semua dosa? Ada tiga kesempatan dalam satu bulan. Kalau sampai Ramadhan berlalu tanpa ampunan, berarti selama 30 hari nggak puasa yang benar, nggak shalat malam yang benar, dan nggak ketemu Lailatul Qadar. Ruginya dobel-dobel!

Coba bayangkan ada event “beli perabot dapat rumah”, tapi malah nggak ikut. Kena mental nggak tuh?

3. Punya Orang Tua Sepuh, Tapi Gagal Masuk Surga

Birrul walidain (berbakti kepada orang tua) itu jalan tol masuk surga. Ada sahabat yang ingin jihad, tapi Rasulullah ﷺ tanya:

“Apakah kedua orang tuamu masih hidup?”
“Iya.”
“Kalau begitu, berjihadlah dengan berbakti kepada keduanya.”
(HR. Bukhari & Muslim)

Jadi, kalau ada yang sibuk ngurus orang tua sampai nggak bisa ikut majelis, jangan dipandang sebelah mata. Lihat Uwais Al-Qarni, nggak pernah ikut kajian langsung dengan Nabi, tapi namanya disebut-sebut oleh Rasulullah karena baktinya kepada ibunya.

Semakin tua orang tua kita, semakin besar peluang pahala. Bayangkan, Allah kasih tiket VIP masuk surga, tapi kita tolak?

Kesimpulan: Jangan Sampai Jadi Orang yang Rugi!

  • Dengar nama Nabi? Langsung shalawat!
  • Ketemu Ramadhan? Manfaatkan sebaik-baiknya!
  • Orang tua masih ada? Layani dengan penuh cinta!

Jangan sampai pas di akhirat baru sadar: “Astaghfirullah, rugi banget gue!”

Mumpung masih ada waktu, ayo kita perbaiki!

=======================
Hisyam Khoirul Azzam
Bada Isya, 26 Februari 2025
Catatan inspirasi dari nguping kajian Gurunda KH. Abdul Aziz Abdur’rauf, Lc. Alhafidz.


Eksplorasi konten lain dari KaliSantri Pabelan

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar